RSS Feed

Monthly Archives: January 2014

Shock !!!!

Haihaaaai .

Tias’s back with not important story again.

Bermula dari rasa penasaran berujung keterkejutan .

Semua bermula Pada tanggal 23 Januari sekitar pukul jam 7 pagi di dalam busway jurusan pulogadung-harmoni.
Entah dari mana muncul rasa rindu yang mendalam karena kurang lebih setahun yups benar setahun dari 2013 ke 2014 itu kan setahun kan
Kalo dari ukuran bulan kurang lebih sudah 7 bulan dimana terakhir kali gw megstalker seseorang di twitter.

Jika kalian mengikuti cerita gaje gw dari awal pasti kalian udah tau kan siapa yang gw maksud saat ini .

Yups betul he is CBCB.

Pada hari itu entah kenapa otak gw memikirkan hal yang sama sekali tak penting dan hati gw juga entah mengapa bernasib sama .
Disaksikan oleh langit nan mendung dipagi hari tiba-tiba gw merindukan dy si CBCB .

Nah, gw juga bingung awalnya dari mana tuh perasaan bisa muncul tapi dengan lancarnya tangan gw mengetikkan nama twitter dy di kolom search dan tadaaaaa dengan di bantu internet yang ga lola saat itu terpampang lah twitternya dan dengan gampangnya tangan gw mengklik profile nya.

Disaat gw telah menemukan twitternya dy awalnya gw mikir “gw mimpi ga yah” tapi gw mikir lagi “gila aja massa gw mimpi di busway ga elit banget keleus” dan akhirnya gw meyakinkan diri sendiri bahwa gw ga mimpi ga akan mimpi dan saat itu gw meyakinkan diri sendiri supaya ga lebay agar semua penumpang busway pada hari itu ga penasaran sama apa yang terjadi sama gw. Coba aja kalo mereka penasaran bisa gila kali gw , gw bukan artis , bukan apa ntar ditanyain yang macam-macam gila aja.

Oke back to the topic.
Setelah gw mengklik profilenya si CBCB gw benar-benar dikejutkan saudara-saudara oleh dy , kalian tau BIAS gw si YESUNG atau bernama lengkap KIM JONGWOON a.k.a Lead Vocal SuJu menjadi ava dari seorang CBCB.

Pertama gw ga percaya dan gw diem . Sumpah gw shock banget dah melebihi keterkejutan gw bertemu dengan Yesung asli padahal mah kalo boleh jujur gw belom pernah ketemu dy . Ketemu juga cuma dalam mimpi.

Sekali dua kali hingga tiga kali gw meyakinkan kalau kayanya gw salah buka twitter orang deh tapi pas gw liat bener kok ini ID nya dy namanya juga bener kok. Gw masih penasaran dong bener ga kalau Bias gw yang dijadiin Ava ama dy ternyata setelah gw perbesar tuh Ava semua nya terjawab sudah .

Itu Yesung gw, dy Yesung gw pas masih zaman-zamannya rambut pink atau sekitar tahun 2012 lalu . Hal yang pertama yang gw katakan adalah “Astaghfirullah” dengan nada yang lumayan kencang penumpang di samping kanan kiri bahkan orang didepan gw ngeliatin gw , dan gw hanya pura-pura bego aja ga terjadi apa-apa.

Setelah itu gw mencoba melihat twitnya dy hingga 7 bulan terakhir , hanya ingin sekedar mengetahui kabar dy aja dengan si pacar barunya yang cantik itu.
Gw liat sih kicauannya biasa aja yah ga ada yang menarik tapi dengan bodohnya gw, dengan santainya tetap mengescroll kebawah dan melihat celotehannya yang sebenernya ga ada yang menarik tapi tetap aja dengan begonya gw menikmati setiap kicauan yang dy buat.

Akhirnya gw jenuh setelah 15 menit menikmati kicauan yang dy buat lalu gw memutuskan untuk mengabarkan kabar tak penting ini pada semua sahabat gw .
Salah satu dari sahabat gw berkicau “yas pasti lu kaget banget yah”,
Itu adalah kata-kata yang gw tanyakan pada diri gw sendiri dan gw jawab juga sendiri.
Gw kaget banget dah sumpah.

Yesung gw jadi Avanya dy gimana gw ga kaget coba.

Gw sih emang tau kalau dy itu kayanya emang suka sama salah satu girl group korea tapi yah gw ga nyangka aja kalo dy bener-bener menggunakan foto Bias gw .

Oiya, sewaktu gw mengestalk kembali twitternya dy , gw ga menemukan kicauannya dy tentang CBCB loh.
Hahaha *gapentingbangetyas.

Sumpah dah demi Cinta gw sama si Bias gw itu gw masih penasaran pake banget sama apa yang terjadi sama dirinya dy ,
Gw sih sadar tulisan gw kali ini benar-benar ga penting .

Tapi gimana lagi gw udah lama ga nulis sesantai ini .

Ahhhhh sumpah deh penasaran banget mau deh gw mention dy gini “haiii, apa kabar ?? Pasti baik kan . Mau nanya dong kenapa Bias tercinta gw dijadiin Ava yah??” Atau kaya gini “hey, apa kabar , ko bias gw lu jadiin ava”
dan ga mungkin kan kalo gw mention dy gini “hey, kenapa kekasih tercinta gw bisa dijadiin ava yah??”

Bener-bener GAK MUNGKIN !!!
Dan ga mungkin juga kan gw dengan tak pernah diundang apalagi diharapkan sama dy dengan begonya mention dy kaya gitu .

Hello , gw masih waras keleus.
Wkwkwk *kenapa gw jadi alay gini yah*

Hah,sudahlah biarkan waktu yang menjawab ini semua.

Sekian tulisan tak penting dari gw.
Disini gw hanya ingin mengungkapkan hal tak penting ini pada blog tercinta gw .

Terima kasih buat seseorang yang tak sengaja menengok blog dan tulisan gw yang benar-benar tak penting ini.

Love you .

Warm Regards,
@Tiasputrii

Advertisements

Fate

Seperti musik andante yang mengalun perlahan , mungkin seperti itu juga caraku untuk mengingat semua bayang dirimu yang betah bersarang dalam hati dan pikiranku.

Semua bermula saat aku mengenalmu , mengenal seseorang sebaik dirimu yang selalu menghiasi hariku dengan senyum cerah yang kau ukir, senyum yang mungkin membuatku pertama kali menyadari bahwa hatiku memilihmu untuk selalu membuat coretan keindahan di setiap hari.

Bagaikan mentari di pagi hari yang bersinar dengan hangatnya kau mendekap seluruh hatiku dengan kehangatan yang kau miliki .

Bagaikan embun yang memberikan kesejukan di pagi hari juga kau selalu menyejukkan hatiku yang awalnya terasa hampa .

Namun , dunia memang tak berputar dengan seperti yang kita harapkan dunia berputar seperti apa yang Tuhan inginkan , jika Tuhan telah mentakdirkan seperti apa dunia yang harus aku dan kamu jalani , apa yang bisa buat selain untuk menerima dan menjalani dengan semua tenaga yang kita punya.

Takdir adalah sesuatu yang sulit ditebak , bagaikan puzle yang sukar tersusun , mungkin seperti itulah takdir akan tersusun dengan sendirinya jika kau telah menjalani takdir itu.

Menyadari betapa kadang kejamnya takdir memisahkan dua anak manusia yang sedang mencinta , betapa kadang baiknya takdir menyatukan kedua insan yang sama-sama saling mencinta , atau betapa misteriusnya takdir menyatukan kedua anak manusia yang awalnya saling membenci lalu menjadi saling mencinta atau menyatukan kedua anak manusia yang memang satu sama lain saling mencinta namun mereka tak mengetahuinya.
Yah itulah takdir Tuhan sangat miaterius.

Entah mengapa , memori itu seakan berputar kembali di kepalaku , menyadari kadang kala takdir mempermainkan kita , Tuhan memang baik sangat baik sehingga menciptakan takdir semisterius itu agar kita bisa memahami arti kehidupan yang kita jalani.

Dimalam yang di terangi bulan serta bintang, dibawah rintik hujan aku bertemu denganmu yang sedang menunggu seseorang yang mungkin kala itu sangat kau rindukan .
Entahlah, saat itu aku hanya menebak saja sesuatu yang entah benar atau tidak dan aku kala itu sedang menikmati sejuknya hujan dikala malam .
Entah mengapa aku sangat suka menikmati hujan di kala malam seperti itu.
Menikmati indahnya rintik hujan yang menjadi satu nada indah jika kau bisa merasakannya.

Di sebuah taman yang tak jauh dari rumahku , aku bertemu denganmu untuk pertama kalinya , entah mengapa ada perasaan penasaran kala itu akan dirimu , penasaran bahwa untuk apa kau duduk seorang diri dibangku itu tanpa menggunakan alat pelindung seperti payung atau jaket .
Memang rintik hujan yang baru muncul namun bisa saja hujan akan bertambah besar dan dengan bodohnya kau hanya berdiam diri di bangku itu tanpa menggunakan alat pelindung apapun.
Ingin rasanya aku berjalan kearahmu dan menengadahkan payung yang kubawa padamu juga , namun ada rasa tak enak hati yang terselip di hatiku .

Jangankan untuk melakukannya  membayangkannya saja aku sudah takut , jika aku melakukan apa yang ada dalam otakku kala itu, akankah kau menerimaku atau bahkan menolakku mentah-mentah.

Hah, membayangkan kau menolakku membuat nyaliku menciut seketika dan akhirnya memilih untuk melihatmu saja dari kejauhan .

Tak sengaja mata kita berdua beradu, aku lalu hanya bisa tersenyum kikuk dan kau dengan wajah lelahmu hanya menatapku dengan tatapan kosong .

Tak sengaja Hp ku berdering , ibuku menelpon mengingatkan agar tak terlalu larut untukku pulang kerumah , saat itu aku hanya bisa berdehem seolah mengerti apa yang ibuku katakan.

Ternyata waktu sudah menunjukkan jam 9 malam itu artinya sudah kurang lebih satu jam aku berada di taman ini , dan sudah satu jam pula aku melihatmu hanya duduk termenung disana.

Akupun memutuskan untuk pulang kerumah, beristirahat dan menanti mentari pagi yang akan datang menjelang .

Beberapa hari kemudian seusai menyelesaikan mata kuliahku aku memutuskan untuk berkumpul bersama beberapa temanku di suatu cafe di dekat kampus hanya untuk bercengkrama satu sama lain.

Tak sengaja aku bertemu dengan seseorang yang malam itu aku temui, yah aku melihatmu tengah tersenyum dengan manisnya pada seorang wanita yang ada di depanmu .
“Ahhh mungkin wanita ini yang waktu itu ia tunggu” pikirku.

Sambil menyesap coffee yang ku pesan, entah mengapa aku mulai memperhatikanmu, memperhatikan senyum indahmu yang entah mengapa membuat hatiku berdebar hebat memperhatikan mata teduhmu dan memperhatikan semua ekspresimu kala itu.
Aku berpikir mungkin aku telah gila , hanya melihat senyummu kepada orang lain mengapa hatiku ikut berdebar.

Entah mengapa ada sesuatu rasa yang sulit untuk ku jelaskan kala itu , rasa yang akupun tak tau rasa apa itu. Rasa yang menggelitik hatiku dan rasa yang membuatku ingin mengenalmu lebih jauh lagi.
Suatu rasa misterius yang baru pertama kali aku rasakan.

Ingin rasanya aku berteriak mungkin aku telah gila pada semua pengunjung yang ada di cafetaria ini namun aku takut jika aku akan dikira benar-benar orang gila, hah aku takkan mau mempermalukan diriku sendiri hanya demi orang yang sama sekali belum ku kenal.

Dan aku akui bahwa takdir Tuhan memang sangat misterius dan seakan mempermainkanku , entah mengapa kita di pertemukan kembali di tepi sungai han , kali ini ditemani dengan indahnya matahari senja ,
Kala itu kau dengan tampannya menggunakan kemeja berwarna biru dongker dengan tangan yang sedikit digulung ke atas sambil membawa seikat mawar putih , “ahh mungkin itu untuk wanitabyang waktu itu” pikirku .

Benar saja, dy akhirnya datang dengan senyum merekah yang menghiasi bibirnya, senyum yang memandakan senyum kebahagiaan kala itu dan kau pun tak jauh berbeda kau lagi dan lagi memperlihatkan senyum itu , senyum yang membuatku seolah merasakan aliran listrik yang sangat dahsyat , senyum mu entah mengapa membuat bibirku seakan ikut tersenyum .

“Ahhh, betapa bahagia dan serasinya mereka berdua, ngomong-ngomong siapa nama pria itu , mengapa akhir-akhir ini aku selalu dipertemukan dengannya, pria itu , apakah dy, dy telah mencuri hatiku” gumamku . Namun aku langsung menggeleng “sadarlah hye-ah dy sudah mempunyai pendamping” ucapku akhirnya sambil menepuk-nepukkan tangan dipipiku.

Aku terus memperhatikan mereka berdua yang sedang bersenda gurau kadang aku iri dengannya yang mempunyai seseorang disaat seperti ini beda denganku yang kini belum mempunyai seseorang yang spesial disampingku .
Tanpa disadari lampu yang ada disepanjang sungai ini telah menyala dan aku baru sadar ternyata malam telah menyapa.

Akupun memutuskam untuk pulang kerumah sebelum itu mampir sebentar ke supermarket dekat rumah untuk membeli beberapa bahan makanan untuk makan malam.

Disaat itu aku tak sengaja berjalan melewati kalian dan tak sengaja pula mendengar apa yang tengah kalian bicarakan .

“Gomapta jongwoon-ah , kau adalah sahabat terbaikku , aku harap kau akan datang ke pernikahanku minggu depan”

Apa yang ku dengar sangat membuatku kaget sendiri , ternyata wanita cantik itu bukan kekasihnya namun sahabatnya, ternyata aku salah menduga .

Dan pria yang akhirnya doketahui betnama jongwoon itu hanya mengangguk lagi-lagi memamerkan senyuman indahnya sambil mengacak pucuk kepala si wanita itu.

Dan aku, akhirnya berlalu dari tempat itu sambil memegang dadaku . “Ada apa ini, mengapa aku begitu senang jika mereka ternyata hanya bersahabat, sadarlah bahwa kau tak mengenal dirinya sama sekali” ucapku pada diriku sendiri.

Hari demi hari berlalu dengan cepatnya tak terasa sudah sebulan aku tak melihat pria itu,tanpa sadar aku memikirkannya memikirkan bagaimana kabarnya ia, pasti si wanita cantik itu telah bahagia dengan pasangannya , dan apa kabarnya si pria yang bernama jongwoon itu.

Menatap langit dengan gelapnya awan diatas sana berarti menandakan sebentar lagi akan turun hujan , dan tak sengaja aku melihat salah satu temanku yang berteriak memanggil sebuah nama yang tadi sempat ku pikirkan.

Dan yups, takdir lagi dan lagi memang sulit ditebak , dy pria yang barusan aku pikirkan ternyata satu kampus denganku dan mengapa aku baru menyadarinya, mengapa aku baru mengetahui ini sekarang .

Temanku yang baru saja memanggilnya akhirnya menyudahi perbincangan dy dengan si pria yang bernama jongwoon itu.

Setelah dy selesai berbincang temanku tanpa sengaja berlari kearahku dan berbicara dengan mukanya yang sedikit ditekuk dy berbicara padaku .
“Hye-ah pria tadi jongwoon namanya mahasiswa jurusan seni musik baru saja menolakku”.

Aku yang tak tau apa-apa hanya diam dan berpikir oh ternyata benar dy selama ini satu kampus denganku dan tadi apa kata temanku dy menyatakan cintanya pada jongwoon , aku kaget seketika dan entah mengapa ada perasaan tak rela dibenakku bahwa salah seorang temanku yang bernama ji hye baru saja menyatakan cintanya pada jongwoon.

Ini sangat membingungkan , mengapa takdir serasa mengagetkan seperti ini. Aneh sekali.

Yah takdir Tuhan memang sangat misterius , hingga lagi dan lagi aku dipertemukan olehnya di sebuah perpustakaan yang ada di kampus kami, dy tengah duduk sambil mebaca buku di salah satu bangku kosong tepat disebelah jendela yang mengahadap ke taman kampus. Entah mengapa pula saat itu aku memberanikan diriku untuk menyapanya secara langsung .
Entah mengapa rasa penasaranku akan dirinya rasanya harus segera diatasi saat itu juga.
Aku dengan mengumpulkan sekuat keberanian yang kumiliki duduk dihadapnya dan memberanikan diri menyapanya namun belum sempat aku menyapanya dy sudah menatapku dengan mata teduhnya memberikan senyuman khasnya sambil masih memegang bukunya,dy berkata “annyeong eun hye-ssi” .

Aku kaget bukan main ternyata dy mengetahui namaku. Ya Tuhan apalagi ini .

Dengan santainya dy menatap mataku memenjarakan kedua iris mataku sambil tersenyum, lagi dy berkata “aku seakan bermimpi kau akan duduk di depanku seperti ini” .

Aku tambah kaget mendengar apa yang dy katakan , apa maksud dari semua itu lalu dy menambahkan “seorang wanita yang sangat menyukai sastra , wanita berparas cantik yang sangat menyukai indahnya rintik hujan, kini berada di depanku , tidakkah aku bermimpi hmm” ucapnya

Demi Rintik hujan yang sangat kusuka aku sangat kaget mendengarnya apa maksud dari semua perkataannya , niatku untuk menyapanya seakan entah menghilang kenapa yang tersisa hanya keterkejutan.

“Maaf tapi , bagaimana bisa kau tahu namaku , kegemaranku” tanyaku hati-hati.

Dengan santainya dy mengatakan bahwa dy menyukaiku dari dulu dari sebelum kejadian di taman tempo hari , dy selalu memperhatikan gerak-gerikku mencari tau apa kegemaranku bahkan dy mangatakan dy sangat senang saat bertemu dengaku di taman, di cafetaria  dan di sungai kala itu. Dy menambahkan dy percaya bahwa takdir Tuhan akan membawanya kepadaku .

Aku bertanya padanya tentang apa yang ia lakukan di taman kala itu dan dy dengan santainya menjawab bahwa dy menunggu sahabatnya kala itu namun yang ditunggu malah tak datang juga dan mengapa dybtak mengenakan jaket atau membawa sebuah  payung , dy berkpikir akan menunggu sahabatnya sebentar saja lalu pulang namun seperti yang aku dan dy tahu sahabatnya tak muncul juga bahkan saat sudah saty jam dy menanti sahabatnya tak kunjung datang , di cafetaria dy selalu tersenyum dengan indahnya kala itu dy mengatakan bahwa senyum itu untukku , senyum bahagia saat melihatku dan untuk kejadian di sungainhan dy mengatakan tak sengaja bertemu dengaku karena saat itu dy memang ada janji bertemu dengan sahabatnya untuk memberikan seikat mawar putih kesukaan sahabatnya yang akan menikah.

Dy mengatakan sangat ingin sekali menyapaku dari dulu namun mungkin takdir Tuhan belum mengizinkan nya dan aku akui Takdir Tuham sangat mengejutkam dan indah saat aku penasaran ingin menyapanya ternyata dy punya perasan yang sama denhanku sama-sama ingin menyapa hingga akhirnya dy mengungkapkan apa yang selama ini tersimpan dihatinya.

Kini sudah tiga tahun berlalu .
Dy kini meneruskan kuliah s2 nya di jepang . Seperti yang kalian bisa tebak akhirnya aku menjadi sepasang kekasih dengannya , melalui semua hari dengan membuat coretan indah . Membuat hari berjalan dengan indahnya . Dan menebak apa yang akan Tuhan rencanakan pada kami berdua untuk kedepannya.

Saat itu 3 tahun yang lalu saat dy memintaku menjadi kekasihnya dy datang kerumahku menggunakan kemeja putih  bertemu dengan kedua orang tuaku untuk memintaku menjadi kekasihnya , lalu membawaku yang saat itu menggunakan dress selutut berwarna merah muda ke sebuah taman tak jauh dari rumahku , taman dimana pertama kali aku menyadari kehadirannya taman yang menjadi saksi bisu akan pertemuan kami .
Dy merubah taman itu dengan begitu manis , menyalakan lilin di sekitar taman itu dan entah darimana mengalun suara musik nan romantis lalu dy berlutut dihadapku sambil membawa seikat bunga mawar merah sambil berucap “would you be mine hye-ah” dan tanpa berpikir panjang seperti yang kalian duga aku menggangguk menerima nya.

Ahhh kini aku merindukannya sangat merindukan pelukan hangatnya, merindukan tatapan teduh matanya , senyum manisnya .
Aku merindukan semua yang ada padanya.

Jongwoon-ah cepat kembali , aku merindukanmu.

Lee Eun Hye merindukan Kim JongWoon.

Fuiiiiih entah dapat dorongan darimana gw bisa nulis cerita kaya gini.

Terima Kasih Ya Allah engkaub elah memberikan hamba otak sehebat ini? Otak hebat yang menulis Fanfic gaje hehe.
Thanks to someone who read this stranger story.
THANK YOU.

Best Regards,
@tiasputrii

Its from and for you

Akhirnya hari yang ditunggu telah tiba ,
Hari dimana seorang teman , ah tidak-tidak maksudku sahabat .
Yah, akhirnya hari yang ditunggu telah tiba salah seorang yang berarti di dalam hidupku. Seorang sahabat yang selalu mengisi hariku .
Meskipun sejujurnya kini aku dan dy jarang sekali untuk bertegur sapa satu sama lain entah melalui pesan singkat atau media sosial. Mungkin dikarenakan waktu yang tak mengizinkan kita untuk setiap hari bertegur sapa atau membahas hal tak penting . Hmmm, mungkin waktu tak mengizinkan kita untuk itu karena jika kita sudah berkicau di salah satu media sosial kita pasti bisa lupa waktu. Terkadang saking lupa waktu nya aku sampai tak menyadari bahwa menit telah berganti dari sebelumnya *eh hehehe. Entah mengapa akhir-akhir ini aku bahkan sangat merindukan saat dimana kita membahas hal tak penting itu , membahas idola kita , membully idola kita, bergalau bersama hingga bahkan bergaje bersama hihi .
Saat dimana kita sudah menginjakkan kaki di jenjang yang lebih tinggi saat itu membuat kita sudah jarang bergurau bersama melalui pesan singkat ataupun media sosial,melakukan itu saja sudah amat jarang apalagi bertatap muka secata langsung . Lagi-lagi waktu Tuhan yang menjadi penghalang kita untuk bertatap muka satu sama lain .
Bahkan terkadang aku kesal karena minimnya waktu untuk kita bertemu ditambah lagi banyaknya kesibukan yang kita jalani.
4 tahun mengenalmu , jujur saja aku tak pernah sedikitpun merasa jengkel terhadapmu hanya saja aku amat penasaran apa yang ada di dalam hati dan pikiranmu , menebak itu bagaikan menebak suatu saat nanti apakah aku dengan sang idola “yesung” bisa bertemu dan dy bisa menyadari kehadiranku hehehe, ok fine its so stranger but that’s fact . Menebak apa yang ada didalam hati dan pikiranmu itu sangat sulit karena kau cenderung memendam apa yang kau rasakan dan jarang sekali untuk berbagi kesedihanmu dan hey asal kau tau aku, Nisa, Cibeng atau bahkan Ebot atau juga Anto akan selalu siap mendengarkan keluh kesahmu . Atau jika kau tak ingin mencurahkan isi hatimu pada kami kau bisa menceritakan keluh kesahmu pada orang yang sangat kau percaya tapi saranku Tuhan adalah tempat yang tepat untukmu berbagi suka duka.

Mengenalmu , bersahabat denganmu , dan membuat coretan kenangan bersamamu adalah salah satu hadiah terindah dari Tuhan . Bahkan mengenal dan bersahabat dengan seseorang diluar sana selain dirimu termasuk hadiah yang Tuhan kirimkan , benarkan ?? .
Karena apa ? Karena dari perkenalan bisa membuat kita bersahabat dan bisa saling mengerti satu sama lain.
Kau salah satu yang bisa mengerti diriku . Ingatkah disaat aku gundah karena hal sepele seperti tidak bisa bertemu idola, tidak bisa melanjutkan kuliah di tempat yang diinginkan atau bahkan saat aku gundah karena yesung pergi menjalani kewajibannya sebagai warga negara korea, saat itu dengan kebaikan hati yang kau punya kau memberiku semangat dan itu menjadi salah satu hal yang saat aku hargai karena saat itu aku berpikir “ternyata masih ada yang peduli padaku”   .
Layaknya padang pasir yang kering mungkin kau seperti oasis yang menyejukkan hihi  .

Teruntuk dirimu , seseorang yang menjadi salah satu inspirasi saya dalam menulis coretan tak berguna ini , dirimu yang akhirnya pada tanggal 22 january  tepatnya jam 12 malam nanti genap berusia 19 thn
Selamat hari lahir, tak banyak kata yang bisa kuucapkan terlebih karena aku bukan seorang pujangga, aku hanya ingin berterima kasih karena selama ini kau telah menjadi sahabat baikku meskipun kini kita telah jarang untuk bertemu.
Hmmm, kini aku sadar bahwa waktu adalah segalanya dengan berjalannya waktu kita bisa melihat apa yang sudah terjadi dan hanya menebak apa yang akan terjadi. Karena waktu aku merindukan saat-saat bersamamu dan sahabat kita yang lain . Dan pada Waktu Tuhan jugalah aku berharap kita akan secepatnya bertemu dan melihat masa depan cerah yang akan kita capai suatu saat nanti.

Sekali lagi, selamat hari lahir, panjang umur, sehat selalu, tetap sukses bahkan lebih sukses di masa depan, jangan pernah lupakan Tuhan dan segala perintahnya, berharap kau tetap mempertahankan beasiswa yang kau sudah kau capai saat ini. Berharap semua yang terbaik untuk hidupmu . Semoga kau bisa bertemu dengan sang idola , bisa terus berkaya . ALL THE BEST FOR YOU . ALLAH BLESS YOU SUZAN AFIANTY HIDAYAT 🙂

Do you remember this words “Hope Is A Dream That Doesn’t Sleep” ?
Heheheh

I hope not in my dream we will be bestfriend till the end of time but we will makesure that will be real.

We Are Sexy, Free and Single , ready to bingo. Heheheh *apa ini*

Miss You 

Sekian dari saya , terima kasih sudah bersedia membaca tulisan saya ini.

Best Regards,
@Tiasputrii

Living Like a Dream

Hidup seolah seperti mimpi , saat kusadari kini kau telah bersamanya dan melupakan semua kenangan yang dulu telah kita bangun bersama.
Aku hanya bisa berharap semoga kau bahagia.
Sayatan luka itu kini terbuka kembali , saat tak sengaja ku dengar kau akan menjalani pertunangan dengannya .
Tak taukah kau , bahkan aku masih berharap untuk bisa kembali bersamamu,
Dirimu, pria yang sangat ku cinta .
Tapi aku tahu pasti Tuhan mempunyai rencana lain yang lebih baik ,
Karena aku tahu kita sangat jauh berbeda,
Kau dengan keyakinanmu dan aku akan tetap teguh dengan keyakinanku .
Aku sadar mungkin ini memang yang terbaik , kita bisa akan tetap terus bersama meskipun tanpa ada ikatan kasih lagi diantara kita berdua ,
Tapi itu dulu sebelum kau menemukannya , sebelum kau mendapat penggantiku .
Tak kusangka ternyata kau dengan mudahnya bisa mendapat penggantiku kurang dari satu bulan,
Dan aku hampir satu tahun masih berkelana untuk bisa mencari penggantimu .
Maaf jika aku masih berkata seperti itu karena aku masih menyayangimu ,
Jika kau tahu perasaan ini masih perasaan sama saat dulu kita memutuskan untuk berjalan beriringan membangun semua kenangan dengan cinta yang kita punya meskipun saat itu aku sadar apa yang membedakan kita .
Yah, lambat laun kita mulai menyadari bahwa semua yang kita jalani mungkin akan salah jika kita masih berkeyakinan untuk tetap bersama.
Lucunya dulu kita malah sempat merencanakan sebuah pernikahan yang indah hahahaha.
Pernikahan yang dimana hanya ada kebahagiaan dari kita berdua,
Pernikahan yang ditaburi dengan bunga lily dan dengan nuansa serba putih , aku tahu bahwa kau sangat menyukai warna yang suci itu sayang dan kau selalu tahu bahwa aku sangat menyukai bunga lily.
Tapi setelah hampir 3 tahun kita bersama, menjalani kisah kasih kita , kala itu di bulan terakhir kita bersama , aku berpikir , apalah arti kita bersama karena bahkan sampai saat itu kita masih tetap teguh untuk meyakini apa yang kita yakini .
Saat dimana mata hatiku terbuka , saat itu kita saling berbicara terus terang ,
Berbicara tentang apa yang selama ini menjadi sesuatu yang meresahkan hatiku, yang selalu membuat hatiku gundah kala memikirkannya.
Saat itu aku ingat 15 November 2013 , di bawah indahnya langit malam yang ditaburi bintang serta bulan yang menerangkan cahayanya .
Saat itu kita berbicara baik-baik tentang kelanjutan hubungan kita berdua, pembicaraan yang cukup sengit dari pembicaraan yang pernah kita lakukan dulu saat kita tengah bertengkar,
Pembicaraan yang menjadi keputusan untuk kita menjalani hidup dan keyakinan masing-masing ,
Pembicaraan yang akhirnya menunjukkan titik temu bahwa kita memang seharusnya berpisah ,
Saat itu kau berkata “ apa memang harus seperti ini sayang, aku teramat mencintaimu dan aku tahu kau merasakan hal yang sama kepadaku kan ??? tak bisakah kita mencari jalan lain agar kita tetap bersama?”
Aku menggeleng lemah dan tanpa bisa berkata apa-apa dengan air mata yang mengalir perlahan membentuk sungai kecil di ujung mataku , akhirnya aku dapat berbicara mengenai keyakinan yang kita anut , tapi jawabanmu tetap sama kau tak bisa untuk melepas apa yang menjadi keyakinanmu dan begitu pula aku sayang, aku juga takkan bisa melepas apa yang menjadi keyakinanku.
Saat itu mungkin ku sudah lelah dan akhirnya kau mengangguk setuju dengan apa yang aku putuskan,
Kita akhirnya memutuskan untuk tak bersama lagi .
3 tahun kita bersama mungkin itu cukup untuk membuatmu terisak dikamar selama 3 hari berturu-turut .
21 dec 2013 , tanpa diduga kau mengirimiku sebuah pesan yang bertuliskan bahwa kita akan tetap menjadi sahabat meskipun kita tak bersama lagi , aku pun menyetujuinya dengan harapan bahwa perasaan ingin memilikimu akan hilang dengan sendirinya.
Tapi itu semua tidaklah mudah 3 tahun bersama dan akhirnya memutuskan untuk menjadi sahabat, itu tak semudah membalikkan telapak tangan , seminggu pertama itu terasa sangat aneh di jalani , disaat kata-kata cinta yang selalu kau ucapkan kepadaku seperti “selamat makan sayang ataupun selamat tidur cantik mimpikan aku yah love you” tidak pernah aku dapat lagi darimu , jujur aku sangat merasa sangat kesal terhadapmu , pernah aku bertanya mengapa kau tak pernah lagi mengirimu kata cinta yang selallu kau kirimkan saat kita bersama , tapi dengan halusnya kau menjelaskan bahwa kita sudah tak bersama lagi dan kau takut apabila kau mengirimiku pesan seperti itu aku pasti takkan pernah bisa melepasmu.
Tak taukah kau hancur hatiku saat mendengan penjelasanmu kala itu , tapi aku sadar bahwa aku egois padahal saat itu aku yang memberi ide agar kita berpisah tapi malah aku yang dengan egoisnya berharap kau mengirimiku kata cinta seperti itu lagi.
Setelah mendengarkan penjelasan darimu kala itu , 2 minggu aku tak berusaha untuk menguhubungimu dan tak pernah membalas pesan darimu , karena aku berusaha untuk memulihkan semua perasaanku terhdapmu , hingga akhirnya ketika hampir sebulan kita berpisah , aku mendapat kabar dari salah satu sahabatmu bahwa kini kau tengah berusaha mencoba untuk mulai membangun kisah kasih cintamu dengan wanita lain yang mempunyai satu keyakinanmu sepertimu . hatiku hancur kala mendengarnya , bagaikan beling yang pernah retak dan berusaha untuk disatukan, lagi-lagi beling itu hancur kembali hanya dengan kabar bahwa akhirnya kau bisa mendapatkan penggantiku kurang dari sebulan , hingga aku menarik satu kesimpulan bahwa beling yang sudah hancur takkan pernah bisa untuk disatukan kembali.

Kira-kira sudah 13 bulan kita berpisah , kau mengirimiku sebuah pesan bahwa kau akan bertunangan dengan dia, kekasihmu yang kini kau cintai , aku hanya mampu memberikan ucapan selamat dan mencoba tulus untuk mengucapkannya , meskipun jauh di dasar hatiku yang paling dalam aku masih belum bisa untuk mempercayai ini sayang , i think its a dream but in another word its real .
Ketika aku bertanya mengapa kau sepertinya terburu-buru untuk menjadikannya pendampingmu dan dengan santainya kau berucap bahwa semua keluargamu telah menyetujuinya , dan kau mencoba untuk meyakini hatimu bahwa kau tak akan salah memilih, di akhir kata kau berucap tapi ketahuilah kau hadiah terindah yang pernah Tuhan kirimkan untukku.
Saat itu setelah aku menutup telpon tiba-tiba air mataku lagi-lagi keluar dengan sendirinya tanpa diminta , aku menggigit bibir bawahku untuk mencoba menahan rasa sakit ini , tapi apa , semuanya sia-sia.
Kini aku tengah berada di pesta pertunanganmu dengannya , kau sangat tampan menggunakan tuxedo berwarna hitam dengan kemeja putih didalamnya tak lupa juga dengan nuansa pertunangan mu yangterlihat sangat romantis ini , aroma bunga mawar saat memasuki gedung penghelatan pertunangamu dengannya sangat terasa, calon pendampingmu sangat cantik menggunakan dress selutut berwarna putih, kini kau tengah menyanyikan sebuah lagu dari salah satu musisi favoritmu , dan tiba-tiba kau berjalan menghampirinya dengan bersimpuh di hadapannya sambil memegang sebuah kotak perhiasan dan juga bunga mawar,hmmm, mungkin tunangan mu itu sangat menyukai bunga mawar yah khusunya mawar merah, lalu kau berkata “ i dont care who you are, where your from and now would you be mine forever my love?” sambil membuka kotak itu dan menganbil cincin dari dalam kotak itu dan tunangan mu berkata “ i willl” lalu kau menyematkan cincin itu dan mencium keningnya sejenak.

Jedeeeer rasanya seperti , hah sudahlah aku tak mau membahasnya lagi .
Dengan tampang tak berdosa kau dan tunangan mu itu berjalan ke arahku , aku hanya dapat menunjukkan senyum terbaikku yang kira-kira mungkin dipaksakan .
Tak lupa ku ucapkan selamat kepada kalian berdua yang kini tengah berbahagia.
Saat kau menanyakan apakah aku datang sendiri atau membawa kekasih , jujur aku bingung untuk mengatakannya namun tanpa disangka seorang pria dengan menggunakan kemeja hitam dengan tangan yang sedikit digulung ke atas datang dan memelukku dari samping dan berkata “dia datang bersamaku” .
Dia pria itu, pria yang sempat berapa kali aku tolak karena aku lebih mencintaimu kala itu, dia pria yang memiliki satu keyakinan denganku, dia pria yang selalu ada disampingku saat aku terpuruk karena terpisah darimu, dia pria yang menghapus semua kesendirianku dan merubahnya menjadi lebih berwarna saat kehilanganmu.
Aku yang menerima pelukannya hanya bisa tersenyum kikuk , kau dan tunanganmu yang mengerti meninggalkan aku dan dia untuk bersama.
Baru aku ingin bicara menanyakan mengapa dia ada disini , dengan cepat dia menaruh telunjukkan di bibirku dan seolah membaca pikiranku dia menjawab “aku tak akan membiarkan gadis manis sepertimu hanya seorang diri berada disini di acara tunangan mantan kekasihmu” .
Hah , padahal sudah berulang kali dia memanggilku gadis manis tapi entah kenapa untuk kali ini aku jamin pipiku bersemu merah , apa akhirnya aku menyerah dan memberi pria ini kesempatan??.

“please , give me a chance to be your guardian angel, i promise will love you and never make you sad, would you be mine?” bisiknya ditelingaku.
Oh betapa dahsyatnya hari ini dimana mantan kekasihku bertunangan di hari ini pula aku sadar bahwa pria disampingku ini sangat berharga , dengan malu ku anggukan kepalaku.
Dan dia berkata “ hari ini dan selamanya aku akan selalu berada disisimu , takkan pernah menyakitimu, lupakan dy yang kini tengah bersama orang lain”

Lagi-lagi aku tersipu mendengar ucapannya dan mengganguk kaku. Karena tak bisa berkata apa-apa akhirnya aku mencium pipinya dan segera berlari dari hadapannya karena ku yakin mukaku pasti bak kepiting remus yang memerah .

Dan aku menyadari sesuatu , mungkin sebelum kau menemukan cinta sejatimu kau pasti akan menemukan orang yang salah dalam hidupmu, ingatlah Tuhan selalu punya rencana baik untuk dirimu, dan meskipun kini kau dengan mantan kekasihmu takkan lagi bersama ingatlah biar bagaimanapun juga dy pernah menjadi bagian dari dirimu dan putus bukanlah akhir dari silahturahmi hmm.

Its my fiction story from me.

Best regards.
@tiasputrii