RSS Feed

Regret

Disaat hujan seperti ini entah mengapa bayang wajahmu selalu muncul dipikiranku,
dan dengan bodohnya aku selalu membiarkan ini terus terjadi sampai hujan memutuskan untuk pergi lagi .
Aku selalu membiarkan hatiku sesak saat memikirkanmu yang aku tahu kenyataannya kau tak akan pernah tahu jika aku tengah memikirkanmu , memimpikan untuk bersamamu bahkan memimpikan untuk memilikimu.
entah sampai kapan aku terus seperti ini , sejujurnya aku telah teramat lelah dengan sikapku ini .
Aku lelah jika lagi-lagi tetesan bening itu harus keluar disaat aku mengingatmu ,
aku lelah disaat lagi dan lagi lidahku kelu saat menyebut namamu bahkan yang lebih parah aku tak pernah bisa untuk berpikir jernih jika aku tengah memikirkanmu seperti saat ini .
Ku akui aku memang bodoh sikapku ini memancarkan aku tak pernah tegas dengan apa yang aku ucapkan padahal sudah berkali-kali aku memutuskan dan berbicara kepada setiap orang bahwa aku sepenuhnya akan melupakanmu , tapi kenyataannya berbalik 180o .
setiap kali aku mencoba untuk melupakanmu justru kenyataannya aku selalu mengingatmu , mengingat semua kenangan yang pernah kita lalui bersama .
padahal awalnya aku hanya memiliki rasa kagum terhadapmu hanya rasa kagum seperti biasa , kagum karena kau pandai dan kagum pada semua sikapmu yang sopan dan santun, hingga karena suatu hal semuanya berbalik.

waktu itu disaat hujan datang , aku ingat aku sedang mengantarkanmu ke rumah seseorang yang tengah kau cintai saat itu .

Saat itu pertama kali aku merasakan bahwa hatiku memang sedang tertarik padamu , meskipun aku tahu yang kulakukan itu salah , tapi aku mempunyai alasan yang sangat kuat untuk membiarkan hatiku tertarik padamu .

waktu itu seseorang yang sempat kau cintai itu tengah sakit dan saat itu dia telah memutuskanmu dengan teganya tapi kau tetap bersedia datang menjenguknya dan meminta dia untuk kembali padamu lagi ,
padahal saat itu seseorang yang tengah kau cintai itu telah memiliki pria lain yang sedang ia cintai tapi kau tak pernah tahu akan hal itu .
kau dengan relanya menjenguknya padahal saat itu kau juga tengah sakit ,
meskipun kala itu kau tak membawa apa-apa tapi bagiku hal itu patut diacungi jempol dan disaat itu aku sadar bahwa kau memiliki daya tarik yang cukup kuat untuk membuat hatiku tertarik padamu .

waktu itu kita pulang dengan tangan hampa , dia memninta maaf kepadamu bahwa dia takkan pernah bisa kembali padamu lagi , dan dia juga berkata agar kau melupakan dia .
aku tahu hatimu sangat hancur kala itu, dan saat kita pulang dari rumahnya tiba-tiba hujan turun dengan seenaknya membasahi tubuh kita ,
aku btahu mungkin kau tengah menangis kala itu meskipun tangisanmu itu pasti tertutup oleh derasnya hujan yang tengah melanda kala itu .

Hari-hari dan bulanpun berlalu begitu cepatnya tapi kau terus mengharapkannya kembali padamu ,
entah mengapa kau masih terus mengharapkannya ,
tahukah dirimu ? dadaku sesak saat aku mendengar kata0kata kerinduanmu untuknya ,
dan dengan bodohnya aku , aku hanya bisa menguatkanmu untuk tetap sabar padahal dikala itu aku merasakan bahwa tubuhku seakan terpental jauh dan hancur berkeping-keping hahaha miris memang , aku bisa menguatkanmu tapi aku tak bisa menguatkan diriku sendiri .

terus seperti ini dan kian lama aku tak dapat mengontrol perasaan ini ,
aku bingung , haruskah aku mengatakan bahwa sesungguhnya hati dan otakku telah terperosok kedalam jurang pesonamu begitu dalam ???
Lagi dan lagi aku berpikir haruskah aku mengatakannya pada dirimu mengatakan bahwa aku menyukaimu tidak-tidak ini bukan hanya sekedar rasa suka apa aku harus menyebut ini cinta ????
haaaaah aku tak tahu dengan pasti harus menyebutnya apa ,
haruskah , haruskah aku melakukan itu ???
Mungkin saat itu aku memutuskan hanya untuk memendam dan mengubur perasaanku dalam-dalam untuk dirimu ??
jika kalian bertanya mengapa aku melakukan hal sebodoh itu ? jawabannya hanya satu aku tak mau membuat dia menjauhiku seperti dia menjauhi seseorang yang mengatakan bahwa seseorang itu menyukainya .
aku tak mau itu terjadi padaku aku tak mau , dulu kita begitu dekat sangat dekat , kita sering jalan bersama , yah, meskipun tidak hanya ada kita berdua tapi ada teman-teman kita juga .
oh iya aku ingat waktu sekolah kita mengadakan acara ke salah satu wahana air yang ada di Jakarta, saat itu kau kelaparan dan kau lupa membawa uang lebih untuk membeli makanan , aku yang saat itu membawa bekal dengan sepenuh hati memberikan bekalku untukmu ,
kenapa aku melakukan itu ??? karena saat itu aku sudah terlanjur membeli lagi makanan yang ada dis ekitar kawasan tersebut.
kau makan dangen lahapnya dan membiarkan tempat bekalku bersih seketika , jujur, aku rasakan bahagia kala itu entah mengapa .

waktu lagi-lagi berlalu begitu cepatnya dan aku sudah sangat dalam masuk ke jurang pesonamu mungkin aku sudah tidak dapat menahan gejolak yang ada di hatikku lagi ,
dan entah kebodohan darimana aku memutuskan untuk menjauhimu , untuk melupakan bayangmu dan untuk tak berkomunikasi lagi denganmu .
ku hapus nomormu kala itu , dan saat kau mengirimiku pesan aku bertanya siapa kau , aku tahu itu nomormu bahkan kau sangat hapal nomormu gtapi aku terpaksa melakukan itu , dan saat kau mengatakan itu nomormu dengan bodohnya aku tak membalas pesan darimu lagi .
Ya, aku bodoh sangat bodoh hahahaha miris .

Beberapa bulan kemudian aku dengar kau tengah menemukan pengganti kekasihmu yang dulu ,
kau pasti sangat senang saat itu , dan harus ku akui hatiku remuk kala itu .
mungkin jika aku tidak memutuskan hubungan komunikasi denganmu mungkin aku yang akan menjadi pengganti kekasihmu itu , tapi sayang nasi sudah menjadi bubur , yang ada hanya kekecewaan yang aku dapat atas sikapku .

Pernah suatu ketika temanku mengajakku untuk oergi ke kantin dan akun lihat kau dengan kekasih barumu itu tengah duduk berduaan meskipun saat itu kalian sedang tak bermesraan tapi tetap saja dadaku sesak saat itu tapi aku tetap bersikap layaknya orang munafik, aku bersikap seperti tak terjadi apa-apa denganku , lalu temanku mengajakku untuk duduk di salah satu bangku yang ada dikantin kita , tahukah kau saat itu aku tepat duduk disampingmu meskipun dibatasi beberapa tumpukkan tas yang berada di bangku itu lalu aku mengucapkan “ Love Is Really hurt” kau pasti tak tahu bahkan kau tak mendengar ucapanku yang cukup keras itu karena yah aku tahu aku sudah menjadi orang lan untukmu dan aku sudah tak penting lagi , sungguh ironis.

setahun berlalu dengan bodohnya aku masih mengharapkanmu , hatiku masih denngan setianya menantimu meskipun itu mustahil .
Saat acara wisuda kelulusan kita saat itu terakhir kali aku bertemu denganmu ku akui kau sangat tampan mengenakan setelan jas yang sangat cocok di tubuhmu itu .
mungkin itu terakhir kita bertemu , karena hingga kini aku tak pernah bertemu denganmu lagi, bahkan kabarmu pun empat hilang untuk beberapa bulan, namun karena keajaiban aku bisa mendapatkan kabarmu lagi melalui temanku yang berbaik hati memberikan id twittermu .

tahukah kau hatiku sangat senang kala itu, berharap kita bisa dekat seperti dulu lagi, waktu itu awalnya aku ingin mengucapkan “say hi” padamu , tapi aku tak mempunyai cukup keberanian untuk melakukan itu , entah mengapa aku tak bisa .

Kini kau telah seperti orang lain yang tidak aku kenal ,bahkan kini mungkkin kau tak mengenalku lagi , padahal kerap kali aku memikirkanmu, pasti kau tak tahu itu, yah pasti kau takkan pernah tahu .
Tahukah kau hingga detik ini ,
aku masih dengan setia menunggu keajaiban untuk bertemu denganmu lagi , dan ku harap saat kita bertemu nanti aku sudah mempunyai cukup keberanian unuk mengungkapkan perasaanku dulu .

Tuhan , tolong beri aku kesempatan untuk bertemu dengannya lagi , jika saat itu terjadi , aku takkan menyia-nyiakan waktuku Tuhan , aku tak akan dengan bodohnya memendam perasaanku lagi , aku tak akan dengan bodohnya lari lagi dari kenyataan Tuhan .
Aku menyesal pernah melakukan tindakan bodoh seperti itu tindakan yang malah kini menghasilkan penyesalan .

aku percaya Tuhan akan memberikan keajaibannya untukku bertemu denganmu lagi, semoga.

satu hal yang kini aku pelajari bahwa jangan pernah memendam perasaan kalian , karena kalian akan merasakan hal yang sama denganku.

Best Regards,
@tiasputrii

Advertisements

About tiasihpertiwi

i just ordinary girl who love God, my family, my best friend. i just ordinary girl who trying to be the best person and make my family and people know me proud of me :)

One response »

  1. Fahri Achmad Khan

    Extremely gloomy..!!
    I wish to the future,this is the last time you wrote the gloomy story in ur blog.Because I pray to Allah that in 2013,there are no more Sad and gloomy.It’s time for us to live happily and find our true Love..Aamiin ya Robbal ‘aalamiin

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: